Hai hai :D mau nyoba rubrik baru deh. Isinya sebenernya cuma pendapat saya tentang kehidupan sehari-hari. Topik pertama yang mau coba saya bahas disini, ya sesuai sama judulnya :)
Pernah gak sih, kadang kita ngerasa hidup ini tuh banyak tekanan, banyak orang yang ngeselin, yang gak bisa ngehargain kita, yang mengacuhkan kita, waaah banyak deh pokoknya. Sebenernya emang kesel kalo orang lain gak bisa bersikap minimal timbal balik sama apa yang udah kita lakuin ke dia (contohnya: kamu baik ke dia, tapi dia engga). Kalo begini mah saya cuma bisa bilang sabar, ikhlas aja :D
Kadang kita terlalu fokus pada hal-hal besar, hingga tak menyadari bahwa sebenarnya banyak hal kecil yang kita lewatkan. Kita ingin dihargai tapi kadang kita masih belum bisa menghargai orang lain. Tiga kata ini contohnya! :)
1. Terima Kasih
Siapa sih yang gak seneng nolong orang yang selalu mengucap terima kasih? Dibanding membantu orang yang gak tau terima kasih? Bukan mengharap ucapan terima kasih dari setiap orang yang kita tolong, tapi ini masalah manner :) Gak munafik saat kamu menolong seseorang dan dia samasekali gak ngucap terima kasih, pasti (walau sekali) kamu pernah ngerasa "Gak tau terima kasih banget.." iya toh?
Sekecil apapun pertolongan orang lain, hargai dia dengan ucapan terima kasih. Contohnya: kamu minjem pulpen, walaupun cuma sekedar minjem pulpen loh.. atau bahkan cuma penghapus yang sekejap. Saat bilang kita bilang "makasih" tanpa disadari orang itu akan seneng dan akan minjemin kita dengan senang hati untuk selanjutnya :) coba aja kalo gak percaya :p ATAU saat kita membeli sesuatu, bilang terima kasih kepada penjualnya juga boleh kok.. padahal kita yang ngasih mereka uang kan? :)
Saya pernah ngalamin sendiri. Saat itu lagi istirahat ujian, temen cowok saya berdiri di depan meja saya, saya gak tau dia mau ngapain. Dia berdiri, ngambil rautan di meja saya tanpa permisi, sehabis memakai, dia taruh begitu aja tanpa mengucap sepatah kata pun. Saya cuma bisa tersenyum sembari mengatakan dalam hati "Dia samasekali gak punya sopan santun dan etika.."
2. Tolong
"Eh ambilin tas gue dong!" atau "Eh tolong ambilin tas gue dong.."
Kalau kamu di posisi itu, mana kalimat yang lebih ingin kalian dengar dari seseorang? Saya yakin kalimat yang kedua.. Lebih sopan hey :) Emang sih kadang ngerasa aneh toh orang udah deket sama dia dia dia buat apa lagi pake kata tolong. Ya, saya hanya ingin kita membiasakan perilaku baik mulai dari hal kecil :)
Ini bukan cerita yang dilebih-lebihkan. Tapi ini beneran loh, sekali dua kali mungkin masih dimaklumi saat kita lupa menggunakan kata "tolong". Lama-kelamaan ya berasa "pembantu" yang disuruh-suruh "Eh bawain tas gue" "Beliin gue ini dong, beliin gue itu dong." Who are you? Hargai orang yang kalian mintai tolong, mereka bukan budak :).
Saya senang membantu orang lain, apalagi yang menggunakan kata "tolong", lebih seneng aja entah kenapa bantuinnya. Sekalipun nyuruh yg lebih muda kaya adik, keponakan, ibu kepada anak, guru kepada murid, itu juga harus(nya) pake kata tolong.
Contohnya: Ada kakak yang nyuruh adiknya nganterin dia belanja. Sang adik dengan senang hati mengantar kakaknya, karena ia tidak ingin melihat kakaknya berbelanja sendirian. Saat kakaknya selesai berbelanja, kakak bilang kepada adiknya "nih bawa!". Sontak sang adik kaget dan merasa sakit hati karena tidak dihargai.
3. Maaf
Ini dia yang menurut saya agak rumit. Persoalan maaf kadang bisa menjadi hal tersulit. Banyak orang yang mengatakan minta maaf lebih dulu itu lebih baik dan bukan karena kita kalah. Tapi faktanya, banyak orang yang sudah jelas-jelas bersalah dan tetap bersikeras tidak mau meminta maaf.
Jika kamu tidak sengaja menubruk orang yang sedang berjalan berlawanan arah denganmu, apakah kamu meminta maaf? Jika jawabannya iya, saya senang :) kamu detail memperhatikan perilakumu. Jika jawabannya tidak dan kamu langsung berjalan begitu saja tanpa memperhatikan orang tadi, itu memprihatinkan. Bukankah kita orang Indonesia terkenal dengan budayanya yang ramah?
Lebih sulit mana memaafkan atau meminta maaf? Kalau saya pribadi menjawab lebih susah memaafkan dibanding meminta maaf. Jika saya ingin meminta maaf, saya tunda, saya tunda, saya tunda, semakin saya tau saya sedang melakukan hal yang tidak berguna. Akhirnya benar-benar saya putuskan untuk meminta maaf saat itu juga setelah saya tunda sekian lama. Hasilnya? Drastis!! Segalanya berubah :)
Tapi jika orang meminta maaf pada saya, saya mudah memaafkan, tapi saya juga sulit memaafkan :) Apa maksudnya hayooo? Saya mudah memaafkan jika memang saya anggap kesalahan mereka itu tidak fatal. Tapi kalau kesalahan mereka fatal dan benar-benar menyakiti saya, saya jawab "Saya udah maafin kamu" lalu saya diam seribu bahasa, tak menegur, tak menyapa sampai hati saya benar-benar bisa ikhlas memaafkan, saya akan menyapa mereka.
Jika benar-benar keterlaluan dan sangat menyakitkan kesalahannya, saya jawab "saya udah maafin kamu" kemudian saya menghilang dari dunia mereka, dan cukup menjadikan itu sebuah pelajaran untuk saya untuk mengenal orang seperti itu. Apa kamu punya cara sendiri untuk memaafkan seseorang dan agar benar-benar tidak ada dendam dihatimu? Saya rasa iya :)
Jika kamu menghadapi masalah besar dan sering gengsi minta maaf? untuk apa? Kamu tidak akan rugi apapun jika memberanikan diri meminta maaf. Hasilnya bisa ada dua, orang itu memaafkanmu lalu hubungan kalian menjadi lebih baik, atau.. Jika orang itu memang arogan dan sombong, dia akan menjadi besar kepala dan makin menjadi-jadi sikapnya kepadamu. Percayalah, Tuhan selalu tau apa yang menjadi niat di dalam hati hamba-Nya! Apalagi niatmu baik, untuk apa takut? gengsi? Minta maaf dan terima apapun hasilnya, setidaknya kamu tau dirimu lebih baik daripadanya.
Minta maaflah dengan sepenuh hati, dengan benar-benar "mean it" bukan asal sekedar "maaf"
"Dia yang menghargai kehidupan, akan dihargai oleh kehidupan." -Mario Teguh
Jangan lupa untuk tersenyum saat mengucap 3 kata tadi :) Jangan lihat apa yang ada di diri orang lain. Mulailah dari diri sendiri. Banyak orang yang berpikir untuk mengubah dunia, mengubah orang lain, tapi tak satupun yang berpikiran untuk mengubah dirinya sendiri. See you! :D