Dulu, gue punya sesuatu untuk dibanggain.
Bukan harta.
Bukan benda.
Tapi segalanya. Melebihi harta benda.
Mereka adalah, temen-temen gue.
Ketika seseorang nyebut nama salah satu dari mereka, hati gue senyum, "Mereka temen baik gue."
Bahkan, pancaran sinar mata gue beda, saat gue cerita ke orang lain kalo gue punya mereka.
Mereka dulu pernah janji untuk gak ninggalin satu sama lain.
Dan kita, membuat mata orang lain tertuju pada kita.
Karena orang pikir kita sempurna.
Waktu bergulir gitu aja.
Dan kita juga mengalir tanpa arah.
Sampe akhirnya gak ada lagi yang kelihatan.
Dulu, kita adalah air yang mengarungi sungai bersama-sama.
Tapi sekarang, kita cuma serpihan air yang dibawa ombak.
Hilang....