Selasa, 03 April 2012

Untaian kata hatiku, untuk-Mu, Tuhan.

Tuhan, aku tau Engkau sedang memperhatikan aku dimanapun aku berada. Engkau bersamaku ke mana pun aku pergi. Bolehkah aku meminta sesuatu, Tuhan? Tolong kirimkan malaikat tak bersayap yang selalu ada di sampingku untuk membunuh sepiku.


Tuhan, izinkan aku untuk mengubah semua ini. Untuk mengubah hidupku ke arah yang lebih baik. Entah seberapa banyak cobaan yang telah kau beri, namun hati pemberian-Mu masih lebih kuat dari itu. 


Kau mengirim begitu banyak orang yang datang dan pergi di kehidupanku. Beberapa dari mereka, meyakinkan aku bahwa aku dapat meraih dunia dan impianku sendiri. Tapi disisi lain, begitu banyak orang yang memandang rendah diriku, yang mencemoohku, yang melihatku dengan sebelah matanya, yang menjatuhkanku lalu pergi tanpa membangkitkan aku kembali.


Begitu perih hati ini ya Tuhan. Maafkanlah segala kesalahanku yang telah ku perbuat. Aku memohon ampun dengan segala kerendahan diriku pada-Mu. Mungkin ini adalah karma dari segala perbuatan burukku di masa lalu. Ampunilah aku, dan ubah jalan hidupku ke arah yang lebih baik, yang Engkau beri petunjuk.


Lihatlah aku, sesosok manusia yang sedang terduduk diam dan terus meneteskan air matanya. Aku lelah dengan kehidupan ini. Tapi aku harus segera bangkit, atau keberhasilanku akan lenyap dan semuanya akan membunuhku secara perlahan.


Kuatkanlah aku, Tuhan. Sungguh, aku tidak punya kekuatan untuk setegar ini selain dari-Mu. Aku hanyalah manusia yang mempunyai impian besar. Jika Kau berkehendak, maka bimbinglah aku. Aku yakin, Tuhan tidak akan menutup jalan untuk setiap hamba-Nya yang mau berusaha.


Hari ini, aku  tulis ini dengan perasaan setulus-tulusnya hati. Dan hanya kepada-Mu lah semua akan kembali. 



Share: