Kamu pasti tahu jika aku dan keluargaku tidak dekat.
Kamu pasti tahu jika aku tidak bisa berkomunikasi layaknya orang biasa ke keluarganya.
Layaknya kamu yang sering menerima telepon dari ibumu, menanyakan kabar, video call, dan sebagainya. Kamu tahu aku tidak bisa.
Kamu tahu aku tidak punya siapa-siapa selain kamu, dan teman-temanku untuk aku ajak berkomunikasi.
Kamu juga tahu hubungan dia dan keluarganya begitu dekat.
Dia memiliki apa yang tidak aku miliki, yaitu kedekatannya dengan keluarganya. Tapi aku tidak iri. Justru aku sempat kagum ada orang yang bisa seperti itu.
Aku memiliki apa yang dia tidak miliki, yaitu kamu, orang yang selalu ada di sampingku.
Ternyata dia iri.
Dia tidak puas hingga akhirnya kamu bisa bersama dengan dia.
Alasanku begitu hancur ketika kamu pergi adalah karena semua yang kujabarkan di atas. Dan sekarang, kamu benar-benar punya kehidupan baru yang tidak pernah kita bayangkan. Bahkan sekedar merencanakan pun tidak ada, sejak dulu. Entah mengapa kamu benar-benar tidak bisa menggunakan hatimu lagi.
Apakah kecantikan fisik sebegitu berartinya di matamu? Aku tidak akan pernah melupakan semua kata-katamu itu yang membuatku masih merasakan sakit hingga saat ini.
Kamu bukan hanya meninggalkanku. Tapi benar-benar melepas semuanya.
Bisnis,
Karir,
Bahkan,
Pertemanan.
Tapi, kamu tidak pernah menyadari semua ini kan?
0 komentar:
Posting Komentar
Comment?